Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Soal Deret Hitung Matematika Ekonomi


Contoh Soal Deret Hitung Matematika Ekonomi

contoh soal matematika barisan dan deret​

1. contoh soal matematika barisan dan deret​


Jawaban:

Bagian aritmatika

. Barisan aritmatika .

Rumus : Un + (u - 1) b

Soal,

Tentukan suku ke-30 dari barisan aritmatika 11,15,19,23,27 !

Penyelesaian :

Un = a + (u- 1) b

= 11+ (30-1) 4

= 11 + 116

= 127

. Deret aritmatika .

Rumus : SN = 1/2 n (U1 + Un)

Soal,

Tentukan jumlah 10 suku pertama barisan dan deret aritmatika 3,5,7,9 !

Penyelesaian :

Un = a + (n- 1) b

= 3 + (10- 1) 2

= 3 + (9) 2

= 3 + 18

= 21

Sn = ½ n (U1 + Un)

= ½ 10 (3+ 21)

= 10/2 (24)

= 5 (24)

= 120


2. Contoh soal matematika barisan dan deret kelas 10 sma.


Jawaban:

Rumus suku ke-n dari barisan 5, –2, –9, –16, … adalah …

Baris Aritmatika

Diketahui suatu baris aritmatika memiliki U₃ = 9 dan a = 3. tentukan b

Jawab

Un = a + (n-1) b

U₃ = 3 + (3-1) b

9 = 3 + 2b

9 - 3 = 2b

6 = 2b

b = 6/2

b = 3


3. Contoh soal deret hitung suku ke 6 dari 52,45,38,31,24


Itu jawabannya semoga membantu ya


4. 4 contoh soal matematika ekonomi himpunan dan jawabannya​


Jawaban:

nomer 1.

Kelas 9C terdiri dari 31 orang siswa. Lalu ada 15 orang siswa yang mengikuti kompetisi matematika, kemudian ada juga 13 orang siswa yang mengikuti kompetisi IPA, dan sisa nya ada 7 orang siswa yang tidak mengikuti kompetisi apapun.

Maka hitunglah berapa banyak siswa yang mengikuti kedua kompetisi tersebut ?

Jawaban nya :

Misalkan ( x ) ialah banyak siswa yang mengikuti kedua kompetisi tersebut.

Jumlah dari semua siswa ialah = 31 orang siswa, maka :

x + 15 – x + 13 – x + 7 = 31.

                           35 – x = 31.

                                   x = 4.

Jadi, banyak siswa yang mengikuti kedua kompetisi tersebut ialah sebanyak = 4 orang siswa.

soal no 2.

Diketahui sebuah P = { h, e, l, l, o }. Banyaknya himpunan dari bagian P tadi ialah ?

Jawaban nya :

Banyaknya anggota dari P yakni n( P ) = 5

Banyaknya himpunan dari bagian P bisa diketahui dengan menggunakan rumus seperti di bawah ini :

2n( P )

Maka caranya ialah seperti ini :

= 2n( P )

= 25

= 32

jadi, hasil banyaknya himpunan dari bagian P tadi ialah = 32.

nomer 3 .

Dari 28 orang siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan masing – masing anak itu ada 15 orang siswa yang mengikuti pramuka,  lalu kemudian 12 orang siswa yang mengikuti futsal dan yang terakhir 7 orang siswa yang mengikuti keduanya.

Maka hitunglah berapa banyak siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler pramuka maupun ekstrakurikuler futsal ialah ?

Jawaban nya :

Misalkan ( x ) ialah banyak siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler.

Banyak anak yang hanya mengikuti ekstrakurikuler pramuka ialah sebanyak 15 – 7 = 8 orang siswa.

Banyak anak yang hanya mengikuti ekstrakurikuler futsal ialah sebanyak 12 – 7 = 5 orang siswa.

Banyak anak yang tidak mengikuti ekstrakurikuler ialah :

8 + 7 + 5 + x = 28

           20 + x = 28

                   x = 28 – 20

                   x = 8 siswa

jadi, banyaknya siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler pramuka maupun ekstrakurikuler futsal ialah = 8 orang siswa.

nomer 4.

Di ketahui :

A = { x | 1 < x  5, maka x ialah bilangan bulat }.

B = { x | x  5, maka x ialah bilangan prima }.

Maka tentukanlah hasil dari A ∪ B ?

Jawaban nya :

A = { 2, 3, 4 ,5 }.

B = { 2, 3, 5, 7, 11, 13 }.

Simbol dari  ( union atau gabungan ) yang artinya ialah salah satu cara untuk menggabungkan anggota himpunan yang saling terkait.

A ∪ B = { 2, 3, 4, 5, 7, 11, 13 }.

Jadi, hasil dari A ∪ B ialah = { 2, 3, 4, 5, 7, 11, 13 }.

Penjelasan:

maap kalau salah, saya hanya mencoba membantu


5. contoh deret hitung dan deret ukur


Deret hitung=Contoh : 1,5,9,13

Suku ke-n

Sn : a + ( n – 1 ) b

a : suku pertama

b : pembeda

n : indeks suku

Deret ukur=Contoh : 2,4,8,16,32

Suku ke-n

Sn : a.p n – 1

Dimana a : suku pertama

             p : pengganda

             n : indeks suku




6. Contoh bilangan deret matematika


Berikut ini contoh bilangan deret matematika:

2 + 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + ...24 + 20 + 16 + 12 + 8 + …3 + 6 + 9 + 12 + 15 + ...

Pembahasan

Deret bilangan sendiri bisa disebut dengan salah satu cabang ilmu dalam matematika yang masih ada hubungannya dengan barisan bilangan. Deret bilangan terdiri dari 2 macam seperti halnya barisan bilangan yakni deret bilangan aritmatika dan deret bilangan geometri. Langkah awaI untuk mempeIajari deret biIangan aritmatika dan geometri maka harus memahami terIebih dahuIu mengenai pengertian deret biIangan itu sendiri.

Deret aritmatika bisa didefinisikan sebagai suatu jumlah dari suku-suku barisan bilangan aritmatika. Deret sendiri merupakan hasil penjumlahan pada barisan aritmetika. Akan tetapi, deret tidak seIaIu menjumIahkan keseIuruhan suku daIam suatu barisan. Rumus deret sendiri hanya menjumIahkan barisan aritmetikanya hanya hingga sampai suku yang diperintahkan saja.

Untuk menghitung deret matematika maka perlu menggunakan rumus:

Sn = n/2 (a+Un) atau bisa juga dengan Sn = n/2 (2a +(n-1)b).

Keterangan:

Sn = jumlah n suku pertamaUn = suku ke-na = suku pertamab = beda atau selisihn = banyaknya sukuPelajari lebih lanjut

1. Materi tentang deret matematika dari bilangan 3,3,5,2,8,13,7.....

https://brainly.co.id/tugas/2883198

2. Materi tentang deret matematika dari bilangan 21,29,39,51,65

https://brainly.co.id/tugas/15975874

3. Materi tentang matematika barisan dan deret geometri

https://brainly.co.id/tugas/1918510

-----------------------------

Detil jawaban

Kelas: 9

Mapel: Matematika

Bab: Bab 2 - Barisan dan Deret Bilangan

Kode: 9.2.2

#AyoBelajar #SPJ2


7. bagaimana sih rumus matematika deret hitung ?


deret aritmatika a+ (n-1)b
deret geometri ar pangkat n-1
tau selisih dr angka yg trdpt pd soal

8. 2 contoh soal tentang dana cadangan (Matematika Ekonomi bisnis) ​


Jawaban:

Amir memohon pinjaman 2 tahun sebesar Rp 6.500.000,- kepada Bank “ Duit Makmur “ . Bank menyetujui pemberian pinjaman tersebut dengan tarip bunga tahunan 14 %.

a.       Berapa bunga sederhana dari pinjaman tersebut ?

b.      Berapa nilai jatuh temponya ?

Jawab

a.       Uang pokok  = Rp 6.500.000

Tarip bunga   =  14   %   =  0, 14

 Waktu          =  2 tahun

I  =  Prt

    = Rp 6.500.000   X  0,14   X  2

   =  Rp 1. 820.000

         b.  Nilai   jatuh  tempo

               S  =  P  +  I

                   =  Rp 6.500.000   +   Rp 1.820.000

                   =  Rp 8.329.000

Hitunglah bunga tepat dan bunga biasa dari sebuah pinjaman sebesar Rp20.000.000 selama 60 hari dengan bunga 8 %.

P  =   Rp 20.000.000              r  =  8  %                t   =  60  hari

Bunga tepat

                                                    60         

=  Rp 30.000.000  X  8  %   X  -------

                                                    365

=  Rp 394.520,5479

Bunga Biasa

                                                     60

=   Rp 30.000.000  X  8  %   X  -------    =    =  Rp 400.000,-

                                                    360      


9. Contoh soal matematika, menghitung luas L


1. Sebuah segitiga sama sisi memiliki sisi dengan panjang 20 cm. Sementara tinggi segitiga itu adalah 24 cm.

a. Berapa luas segitiga tersebut?

b. Berapa keliling segitiga tersebut?

Jawab : ……………….

1.Jika sebuah persegi panjang memiliki keliling 34 cm dan diketahui panjangnya adalah 9 cm. Berapakan lebar persegi panjang tersebut ?
a. 4 cm
b. 6 cm
c. 7 cm
d. 8 cm


2.Perbandingan panjang dan lebar sebuah persegipanjang = 3 : 1. Jika seandainya keliling persegi panjang tersebut 72 cm, hitunglah luas persegipanjang itu?
a. 240 cm2
b. 243 cm2
c. 270 cm2
d. 293 cm2



10. bisa bantu contoh soal matematika deret geometri dan pembahasannya ? mohon dibantu yah


Mksudnya soalnya gimana

11. Berikan contoh soal cara menghitung pertumbuhan ekonomi!


Hallo! Saya bantu jawab ya...

Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi dapat diperoleh melalui persamaan yang dapat digunakan untuk mengetahui besarnya nilai pertumbuhan ekonomi. Persamaan tersebut adalah rumus menghitung pertumbuhan ekonomi. Untuk mengetahui nilai pertumbuhan ekonomi suatu negara diperlukan informasi data Produk Domestik Bruto (PDB) untuk dua periode berurutan. Atau secara internasional biasa disebut sebagai Gross Domestic Product (GDP).

Contoh soal:
PDB negara X pada tahun 2016 sebesar 40 miliar dan tahun 2017 meningkat menjadi Rp43,2 miliar. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi yang dicapai negara X adalah ….

A. 6,0%

B. 7,0%

C. 8,0%

D. 9,0%

E. 10,0%


Pembahasan:

Berdasarkan informasi pada soal diperoleh informasi nilai PBD tahun 2016 adalah 40 M dan nilai PDB tahun 2017 adalah 43,2 M.

Sehingga, besar nilai pertumbuhan ekonomi negara yang dicapai adalah

Gt= PDB2017- PDB2016/PDB2016 x 100%
Gt= 43,2 M - 40 M/40 M x 100%
Gt= 3,2 M/40M x 100%
Gt= 8,0 %

Jawabannya adalah C. 8,0%

Terima kasih. Semoga membantu!
Jika ada pertanyaan silakan tulis di komentar saja.

12. Apakah rumus deret hitung dalam matematika?


Jawab:

Penjelasan dengan langkah-langkah:

deret aritmatika

= n/2 (a+b)

atau

= n/2 (2a+(n-1)b)

deret geometri

jika r nya lebih besar dari 1

= sn= a(r pangkat n -1)/r-1

jika r nya lebih kecil dari 1

= sn = a(1 - r pangkat n) / 1-r


13. contoh soal menghitung Mr dalam ekonomi​


Jawaban:

Table produk Domestik Bruto Indonesia tahun 2005 – 2008

No

Tahun

PDB ( dalam miliaran Rp )

1

2005

Rp 1.750.815,2

2

2006

Rp 1.847.126,7

3

2007

Rp 1.963.091,8

4

2008

Rp2.083.103,7

Soal :

Hitunglah laju pertumbuhan ekonomi Indonesia setiap tahun berdasarkan data tersebut

Berapakah rata – rata pertumbuhan ekonomi dari tahun 2005 – 2008

Jawab :

a. r(t-1,t)   =PDBt – PDBt-1  x 100%

                                  PDBt-1

                       =1.847.126,7-1.750.815,2kali100PERSEN.

                                 1.750.815,2

                      =          96311,6 x 100%

                                  1.750.815,2

                      = 5,5 %

  r(t-1,t)     = 1.963.091,8 – 1.847.126,7 x 100%

                                  1.847.126,7

                      =          115965,1 x 100%

                                  1.847.126,7

                      = 6,2%

r(t-1,t)       = 2.083.103,7 – 1.963.091,8 x 100 %

                                  1.963.091,8

                      =          120011,9 x 100%

                                  1.963.091,8

                      = 6,06%

rata – rata

5,5 % + 6,2% + 6,06 = 5,92%

 

Jadi, rata – rata pertumbuhan ekonomi dari tahun 2005 – 2008 adalah 5,92%

=================================================================

SEMOGA MEMBANTU.


14. Berikan contoh soal fungsi biaya total matematika ekonomi !


1265893

Penjelasan:

maaf kalo salah


15. contoh 5 soal Deret Geometri dan 5 Soal Baris Geometri dalam penerapan ilmu ekonomi


Jawaban:

Bagoes Dharma Jaya

Barisan Geometri

Contohnya: 3,6,9,12,15,.....

r = 3

Deret Geometri

Contohnya: 4+8+12+16+20...

r = 4

Penjelasan dengan langkah-langkah:

- MAAF KALAU SALAH YA sy itu saja sy tau✔️


Video Terkait


Posting Komentar untuk "Contoh Soal Deret Hitung Matematika Ekonomi"